langitanmabin@gmail.com

Lautan Hijau di Masjid Al Akbar: Ribuan Santri dan Guru TPQ Hadiri Istighosah Kubro Mabin Langitan
Pada: 31 Desember 2025
Lautan Hijau di Masjid Al Akbar: Ribuan Santri dan Guru TPQ Hadiri Istighosah Kubro Mabin Langitan

SURABAYA – Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dipadati oleh lautan jamaah pada Selasa (30/12/2025). Ribuan orang yang terdiri dari pengurus Mabin Pusat, anggota Mabin se-Indonesia, serta seluruh santri dan guru Lembaga TPQ yang bermitra dengan Mabin Langitan, berkumpul untuk mengikuti Istighosah Kubro.

[Image: Suasana ribuan santri dan guru TPQ memadati ruang utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya]

Acara akbar yang digelar menjelang akhir tahun ini berlangsung dengan sangat khidmat dan meriah. Kapasitas ruang utama masjid terbesar kedua di Indonesia ini tampak penuh sesak oleh jamaah yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan doa bersama tersebut.

Dihadiri Tokoh Penting dan Masyayikh

Momen ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran langsung Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Langitan. Kehadiran para kiai sepuh ini menjadi magnet utama yang dinanti-nantikan oleh para alumni, guru, dan santri untuk ngalap berkah.

Turut hadir pula Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Forkopimda yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang mempersatukan umat ini.

Sinergi Mabin dan Lembaga TPQ

Keistimewaan Istighosah Kubro kali ini terletak pada pelibatan masif dari akar rumput. Tidak hanya alumni senior, acara ini melibatkan ribuan santri cilik dan guru-guru pejuang Al-Qur’an dari berbagai Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang berada di bawah naungan kemitraan Mabin Langitan.

“Melihat ribuan santri TPQ dan guru-gurunya berkumpul satu majelis dengan Masyayikh dan Umara di Masjid Al Akbar ini sungguh menyejukkan. Ini adalah simbol kekuatan pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an di Jawa Timur,” ujar Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya.

Gema dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Masyayikh Langitan membahana memenuhi kubah masjid, mendoakan keselamatan bangsa, keberkahan ilmu para santri, dan kemajuan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.

Acara ditutup dengan doa penutup oleh Masyayikh, dilanjutkan dengan momen silaturahmi yang mempererat ukhuwah antara pengurus Mabin, asatidz TPQ, dan para santri.

Artikel Terkait

0 Komentar

Kirim Komentar

Pin It on Pinterest